Kamus istilah yang paling sering muncul dalam percakapan pelatihan korporat dan pengembangan SDM — disusun agar Anda tidak tersesat di antara singkatan dan jargon L&D (Learning & Development).
A–B
- Andragogi
- Prinsip dan metode pembelajaran orang dewasa — berbeda dari pedagogi (pembelajaran anak) karena menekankan relevansi langsung, pengalaman, dan kemandirian belajar.
- Blended Learning
- Kombinasi pembelajaran mandiri (online/self-paced) dengan sesi tatap muka yang difokuskan pada praktik dan diskusi.
- BNSP
- Badan Nasional Sertifikasi Profesi — lembaga resmi yang berwenang melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja di Indonesia.
C–H
- Competency Mapping
- Proses mendefinisikan kompetensi inti yang dibutuhkan setiap peran dalam organisasi secara sistematis.
- Gap Kompetensi
- Kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki seseorang dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk peran/tugas tertentu.
- HRD/HR
- Human Resources Development/Human Resources — fungsi pengelolaan sumber daya manusia dalam organisasi.
I–K
- In-House Training
- Pelatihan yang diselenggarakan khusus untuk peserta dari satu perusahaan, berbeda dari pelatihan publik yang pesertanya lintas perusahaan.
- KKNI
- Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia — sistem jenjang kualifikasi kompetensi kerja nasional (level 1-9) yang menjadi acuan skema sertifikasi BNSP.
- Kirkpatrick Model
- Model evaluasi pelatihan empat level: reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil bisnis.
L–O
- L&D (Learning & Development)
- Fungsi organisasi yang mengelola pembelajaran dan pengembangan kompetensi karyawan.
- Leading Indicator
- Indikator proaktif yang memprediksi kinerja masa depan (misalnya jumlah pelatihan terlaksana), berlawanan dengan lagging indicator.
- Onboarding
- Proses orientasi dan integrasi karyawan baru ke dalam organisasi, idealnya berlangsung sepanjang 90 hari pertama.
P–R
- Pelatihan Customized
- Pelatihan yang kurikulumnya dirancang khusus dari masalah operasional nyata suatu perusahaan.
- Pelatihan Publik
- Pelatihan open enrollment dengan peserta lintas perusahaan, mengikuti jadwal dan silabus baku penyelenggara.
- ROI Pelatihan
- Return on Investment — perbandingan manfaat yang dihasilkan pelatihan dengan total biaya penyelenggaraannya.
S–U
- Soft Skills
- Keterampilan interpersonal seperti komunikasi, kecerdasan emosional, dan kerja sama tim — berlawanan dengan hard skills yang bersifat teknis.
- TNA (Training Needs Analysis)
- Proses sistematis mengidentifikasi kesenjangan kompetensi di level organisasi, tugas, dan individu.
- Upskilling
- Proses meningkatkan kompetensi karyawan pada peran yang sama, berbeda dari reskilling yang mempersiapkan karyawan untuk peran baru.
Istilah lain yang belum tercakup? Sampaikan lewat halaman kontak — akan kami tambahkan.